Airlangga Hartarto

Wiku mengatakan Kementerian Kesehatan juga masih menggodok harga vaksin Gotong Royong tersebut. Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin mengatakan saat ini pemerintah masih belum menetapkan harga vaksin mandiri atau gotong royong COVID-19. Alasan Industri padat karya jadi prioritas pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong.

Aturan mengenai vaksin gotong royong ditandantangani Budi Gunadi pada 24 Februari 2021. Untuk pelayanan, penerima sasaran vaksin gotong royong mendapat suntikan di fasilitas kesehatan. Sejauh ini jenis vaksin yang akan digunakan untuk program vaksin Gotong Royong berasal dari Sinopharm dan Moderna. Kementerian Kesehatan juga saat ini masih menunggu harga vaksin tersebut berdasarkan kesepakatan Biofarma dan Kadin.

Chairman Sinopharm, Liu Jingzhen, mengatakan harga vaksin buatannya kelak diprediksi tak lebih dari 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,sixteen juta untuk dua kali suntikan. Mengutip dari kontan.co.id, pemerintah sudah menyiapkan dua jalur program vaksinasi Covid-19. Dari penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, informasi daftar harga pelayanan vaksin Covid-19 itu benar dikeluarkan RS Pelni pada Selasa 2 Februari 2021. Vaksin corona Sinovac gelombang pertama sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 sudah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 lalu. Vaksin Sinovac merupakan salah satu dari 6 vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk proses vaksinasi di Indonesia. Airlangga menyebut, program vaksinasi gotong-royong akan dilakukan berbasis zonasi prioritas.

Jika kamu sudah mendapat kesempatan vaksin, catat beberapa hal berikut ini yang harus kamu lakukan setelah vaksinasi. memiliki izin operasional Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau penetapan oleh Menteri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Fasilitas Pelayanan Kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat dan ayat dalam melakukan pelayanan Vaksinasi Gotong Royong harus berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota. Pelayanan Vaksinasi Gotong Royong hanya dapat dilaksanakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik masyarakat/swasta yang memenuhi persyaratan.

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi mandiri harus dilakukan oleh perusahaan dengan menggandeng fasilitas kesehatan swasta. Maka itu, vaksinasi gotong royong tidak akan dilaksanakan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Vaksin gotong royong merupakan program vaksin khusus pekerja yang pelaksanaannya menjadi tanggung jawab perusahaan.

Namun, dia berharap pemerintah dapat memahami kondisi keuangan perusahaan di tengah goncangan wabah Covid-19 saat ini. Harga vaksin gotong royong berkaitan dengan kemampuan keuangan perusahaan untuk berpartisipasi dalam program perluasan vaksinasi. “Vaksin Gotong Royong diberlakukan. Pak Menkes sudah mengeluarkan regulasi vaksinasi untuk perusahaan, khususnya karyawan dan keluarganya. Ini bisa mempercepat program vaksinasi dan tambahan untuk akses vaksinasi,” terang Airlangga. “Kami berharap sampai akhir tahun ini 182 juta orang dari whole 270 juta populasi bisa divaksinasi.” Budi menjelaskan, vaksin yang akan digunakan oleh pihak swasta akan berbeda dengan vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi gratis pemerintah.

Pemerintah juga membagi program vaksinasi menjadi dua yakni 30 persen vaksin program dan 70 persen vaksin mandiri. Lebih lanjut Harya Bimo menjelaskan, dirinya belum bisa memastikan berapa harga pasti dari vaksin yang akan digunakan dalam program vaksin gotong royong ini. Harya Bimo berpendapat, harga vaksin ini akan berbeda-berbeda karena akan ditentukan oleh berbagai macam faktor.

Pasalnya, sebagian besar ekonomi rakyat dinilai tengah lesu akibat pagebluk, terkhusus bagi masyarakat yang masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, terdapat dua skema pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Harga vaksin yang dicantumkan juga bukan merupakan informasi resmi, karena sampai dengan hari ini program vaksinasi COVID-19 yang berjalan adalah program vaksinasi dari pemerintah yang diberikan secara gratis.

Harga vaksin mandiri

Sebelumnyba, Bio Farma berencana menggaet dua produsen vaksin Covid-19, Sinopharm dan Moderna, untuk memenuhi kebutuhan program Vaksinasi Gotong Royong. Shinta menjelaskan, bagi kalangan perusahaan yang tidak mempunyai kemampuan untuk membeli vaksin, sebaiknya menunggu vaksin gratis yang akan bergulir. Dia menyebut, pemulihan ekonomi banyak tergantung dari pengendalian Covid-19, di mana hal itu membutuhkan vaksinasi.