“babi Ngepet” Gegerkan Warga Lebak

Seorang ibu bernama Wati sempat viral lantaran menuduh dan seakan mengetahui siapa orang di balik babi yang diduga jadi-jadian tersebut. Kemudian, AI membeli babi hutan berwarna hitam dari sebuah toko on-line dengan harga Rp900 ribu, beserta ongkos kirim Rp200 ribu. Berdasarkan keterangan sementara, penangkapan diduga babi ngepet tersebut dilakukan oleh warga Kelurahan Bedahan dengan cara telanjang bulat.

Karena kabar soal penangkapan babi ini membuat banyak warga berdatangan hingga akhirnya menimbulkan kerumunan, babi itu akhirnya dipotong dan dikubur warga. Ketika dikuburkan oleh warga, babi itu dibungkus menggunakan kain yang digunakan untuk menyembelih. Mulanya babi itu akan dikuburkan di lahan kosong namun karena warga menolak maka dikuburkan di pemakaman dekat lokasi penangkapan. Babi yang dibeli dengan harga Rp900 ribu itu dikirim tengah malam untuk mengurangi kecurigaan warga sekitar. Begitu babi tiba di rumahnya pukul 22.55 WIB, AI bersama beberapa orang lainnya, menyusun strategi. Begitu membuat skenario dan penangkapan babi ngepet pada Selasa (27/4), ustaz berinisial AI ini berencana berlagak memberi solusi permasalahan babi ngepet.

Jadi sebenarnya mengapa warga berpikiran seperti itu bermula dari keresahan, banyak uang mereka hilang. Dia pun menceritakan detik-detik penangkapan babi itu hingga melibatkan enam orang yang harus telanjang di sebuah kebun. Bukan itu saja, warga yang sebelumnya sudah siap dengan kedatangan sang babi ngepet langsung menangkap dan memasukkannya ke dalam kandang yang terbuat dari bambu kuning. AI juga yang mengarang cerita tentang cara menangkap babi ngepet harus telanjang. Ketua RW 04 Bedahan Abdul Rosadi membenarkan peristiwa penangkapan babi ngepet ini.

Ia mengancam jika tidak ada pihak keluarga atau kerabat dari si wujud asli babi ngepet ini, bakal dibunuh oleh warga. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Jabarekspres.com, berikut fakta-fakta terkait penangkapan makhluk yang diduga babi ngepet tersebut. Kabar babi ngepet yang sempat viral di berbagai media itupun mendapat banyak tanggapan dari warga sekitar. Ada yang percaya kalau itu babi ngepet sungguhan, namun tak sedikit juga yang masih meragukannnya. Makhluk yang diduga babi ngepet itu ditangkap oleh seorang pria berbaju putih.

“Warga di lingkungan RW 04 banyak yang kehilangan uang dan kejadiannya setiap malam Selasa dan malam Sabtu,” ucapnya. Simak pengakuan Ustaz Adam Ibrahim usai keahuan merekayasan hoaks soal babi ngepet di Depok. Presenter Arie Untung turut berkomentar terkait cerita rekayasa babi ngepet yang viral di Depok.

Babi dengan penampakan aneh tersebut memiliki warna bulu coklat dengan bintik-bintik hitam seperti seekor anjing. Bahkan sekarang video tersebut mulai tersebar di media sosial hingga ke grup WhatsApp. Namun dengan adanya keterangan resmi dari Kankemenag Muratara, diharapkan warga tidak mempercayai video yang viral tersebut. Setelah warga berkumpul, kata dia, ia dan tiga temannya sepakat untuk menangkap babi ngepet tersebut. Dalam sekejap warga berdatangan dan langsung mengejar seekor babi yang masuk rumah janda itu.

Babi ngepet ditangkap Warga

Sehingga ingin menyaksikan secara langsung babi ngepet tersebut yang mengakibatkan terjadinya kerumunan. Dalam rilis yang digelar Polrestro Metro Depok, Adam Ibrahim mengaku menyesal dan minta maaf atas isu babi ngepet di Depok itu. Dia mengaku nekat menyebarkan isu tidak benar karena merasa keimanannnya sedang turun. Kemudian isu ini dikembangkan oleh komplotan tersebut, dengan membuat kabar bohong bahwa ia kehilangan uang.

Abdul Rosad menyebutkan babi yang ditangkap masih dalam bentuk binatang dengan badan hitam dan mulai mengecil. Usai berubah wujud menjadi makhluk yang menyerupai celeng, si pelaku harus berkeliling ke rumah penduduk untuk mengambil uang mereka secara gaib. Setelah itu, barulah si pelaku pesugihan melakukan aksinya untuk mencuri uang atau harta lain milik orang lain, supaya bisa menambah kekayaannya. Ketua RW setempat Abdul Rosad mengatakan, masyarakat setempat meyakini babi yang dianggap sebagai sosok jadi-jadian ini hanya bisa ditangkap dalam keadaan bugil. “Demi dewa….apa orang depok belum pernah liat babi hutan ya…jaman makin maju kelakuan makin bloon,” tulis Poersky. Salah seorang warga di sekitar di lokasi bernama Suhanda mengungkapkan, untuk menangkap hewan itu sejumlah warga harus nekat telanjang bulat alias bugil.

Keberadaan babi ngepet ini sempat meresahkan warga yang dipercaya telah mengambil uang milik warga setempat. Babi itu, kata dia, bisa diamankan setelah dilakukan proses penangkapan sekitar 20 menit. Adam menambahkan babi ngepet ini sudah sering mencuri uang warga sejak sebulanan lalu. Seekor hewan yang Togel Online dianggap babi ngepet membuat geger warga Kota Depok, Jawa Barat . Sarip , salah seorang warga mengatakan babi itu sering muncul di tengah permukiman sejak tiga pekan lalu. Mendengar kabar ada babi ngepet tertangkap warga kampung Dukuh Jati dan sekitarnya berbondong-bondong datang untuk menyaksikan.

Martalih menjelaskan, saat itu terdapat tiga orang yang menggunakan motor matik warna merah memasuki lingkungannya. Mantan ketua RW tersebut melihat salah seorang yang menggunakan jubah warna hitam mendekati rumah warga untuk melakukan ritual untuk berubah menjadi babi ngepet. Sebanyak sembilan orang mendatangi Polsek Sawangan untuk dimintai klarifikasi penangkapan seekor babi. “Sudah mantau, jadi lampu pada dimati-matikan, karena semalam terang bulan juga. Jadi memang benar-benar jelas, itu mulai dari dia jubah hitam sampai dia berubah ngepet, jelas. Sampai dia berubah wujud jadi babi, itu warga sudahngintipsemua dari rumah masing-masing,gitu,” ungkapnya.Abdul menceritakan warga sudah berjaga dan siap untuk menangkap babi ini.