Beginilah Lahirnya Konsep Sekolah Pencetak Wirausaha

Berwirausaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun harus siap menjalani berbagai tantangan. Menariknya, awalnya Agus Setiawan dianggap oleh gurunya sebagai murid yang terbelakanga dan nakal. Maka dari itu, dia sempat dimasukkan ke sekolah khusus anak nakal. Ayahnya marah dan tidak terima anaknya dimasukkan ke sekolah khusus anak nakal.

Selanjutnya penyampaian ulasan materi tentang eksistensi SMK sebagai Sekolah Pencetak Wirausaha untuk membuka mindset para siswa SMK tentang peluang sukses melalui jalur wirausaha. Sehingga siswa SMK nantinya tidak hanya berorientasi mencari kerja saja setelah lulus dari SMK. Pola pikir yang selalu beorientasi Sementara hampir 45% tanaga kerja kita saat ini tidak lulus Sekolah Dasar. Akibatnya, menjadi karyawan diputar balik menjadi berorientasi untuk mencari karyawan.

Selain itu, diperlukan kualitas yang baik dan branding untuk menjadi populer. Lirik di atas merupakan penggalan lagu yang dibawakan oleh penyanyi cilik era 90 an, Mega Utami dan Joshua Suherman dalam movie layar lebar Joshua Oh Joshua. Lirik tersebut mencerminkan tiga hal sekaligus, yakni khayalan, motivasi, dan solusi yang sekaligus menjadi nasehat bagi siapa saja yang bermimpi menjadi orang kaya melalui cara-cara yang positif.

Kamu bisa berdiskusi dengan dosenmu untuk membantu mengembangkan bisnismu atau mencari tim bisnis dari kelompok kuliahmu. Selain itu, menumbuhkan bisnis kecil-kecilan saat kuliah dapat membantumu memiliki pekerjaan pasti setelah lulus nanti. Kamu suka main PS, sport PC atau sejenisnya, tentu saja, Kenapa kamu tidak mencoba untuk membuat bisnis sewa atau rental barang elektronik tersebut. Kamu ingat nggak berapa kali seminggu untuk bermain PS saat masih sekolah? Ini saatnya unutk membuat hobi mu itu menjadi peluang prospektif. Di sekolah atau kampus, kamu mungkin bisa sukses dengan menyelesaikan tugas.

Menjadi pengusaha sambil sekolah

Rasa percaya diri membuat seorang pengusaha mudah dalam merancang visi, misi serta strategi berbisnis. Percaya diri sendiri juga bisa membawa kamu luwes dalam membangun jaringan dengan lingkungan sekitar yang berpotensi mengembangkan skala bisnis. Siapa yang tidak tergiur dengan kesuksesan finansial yang berasal dari membangun bisnis sendiri? Bukan hanya finansial yang oke, berwirausaha juga memberikan fleksibilitas jam kerja.

Dengan belajar berwirausaha, anak bisa langsung belajar dari pelaku, tak hanya dari sudut kelas saja. Ia melakukan praktik, sekaligus belajar dari praktik sukses orang-orang yang lebih dulu berkarier di bidang bakat yang anak tekuni. Mulai dari belajar pemasaran bisnis, mengenal karakter karyawan dan pelanggan, hingga belajar memprediksi pasar dan ekonomi negara. Tidak ada yang bisa menjamin stabilitas perekonomian negara yang bisa memengaruhi bisnis kamu. Oleh karenanya kamu harus memiliki seribu cara untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi perekonomian.