Berita Terpopuler

Beberapa dari mereka kehilangan uang dan sempat melihat sehingga dilakukan penangkapan, seperti yang diungkap oleh salah seorang warga, Matalih. Sebelumnya warga sempat melakukan penangkapan namun tidak berhasil. Salah seorang warga yang melakukan penangkapan, Matalih Kong4d Online Terpercaya mengatakan, penangkapan babi ngepet merupakan usaha warga yang sebelumnya banyak yang kehilangan uang. Bahkan teror babi ngepet di Kelurahan Bedahan sudah terjadi sejak tiga bulan. Sebuah video tentang penemuan seekor babi di perkampungan viral di media sosial.

Babi dengan penampakan aneh tersebut memiliki warna bulu coklat dengan bintik-bintik hitam seperti seekor anjing. Lama-kelamaan, warga Muratara memasangkan baju ke babi hutan yang viral itu. Setelah dipasangkan baju, muncul keanehan ketiga, yakni sang babi enggan tidur jika tak diberi selimut dan bantal. Kabid Peternakan Dinas Pertanian Peternakan Perikanan dan Kehutanan kota setempat, Said Abu Bakar memastikan bahwa daging babi tersebut tidak masuk ke pasar tradisonal. Menurut dia, sejauh ini lebih dari 10 rumah warganya yang disatroni pencuri. Nilainya mulai dari Rp 500 ribu hingga puluhan juta rupiah dengan complete kerugian lebih dari Rp a hundred juta.

Berdasarkan kabar yang beredar, babi itu ditemukan di kebun Suratiyo di Kp. Bedahan RT 02/04 Kelurahan Bedahan Kecamatan Sawangan, Depok, dini hari tadi. Mereka mengaku sudah kesal kerap kehilangan uang yang diduga akibat perbuatan babi jadi-jadian itu. Babi tersebut telah dipenggal kemarin dan dikuburkan di sekitar rumah warga yang menangkap babi tersebut.

Babi ngepet ditemukan warga

VIVA– Sebuah video mendadak viral di media sosial sejak diunggah 1 Juli 2020 kemarin. Menurut kesaksian warga setempat, babi hutan ini aneh karena memiliki bulu hitam dan bentuk kaki yang tak biasa. Dalam video klarifikasi itu, dia meminta maaf atas pernyataannya dalam potongan video yang viral karena menuding tetangganya ikut pesugihan babi ngepet. Polres Metro Depok mengungkap fakta soal penangkapan babi ngepet yang sempat menghebohkan warga kampung Bedahan, Sawangan. Polisi memastikan isu babi ngepet tersebut hanya rekayasa seorang oknum ustadz.

Seekor babi hitam yang disebut babi jadi-jadian itu sontak menjadi tontonan warga. Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menyebut daerah Sawangan memang kental dengan hal-hal mistik. Imam menyebut masyarakat Depok seharusnya tidak usah percaya persoalan babi ngepet tersebut. Bahkan, banyak orang terus berebut mengabadikan “babi ngepet” itu dengan kamera telepon seluler mereka. Satu orang dapat menjelma menjadi babi dengan mengenakan jubah hitam.

Di kalangan warga juga muncul kabar bahwa ukuran babi tersebut berangsur mengecil. Video tersebut viral antara lain di akun instagram @infodepok24 hingga membuat warga sekitar pun tertarik untuk datang dan menyaksikannya. Didasari keinginan untuk terkenal dan disebut sebagai tokoh masyarakat Sawangan, tutur Imran, tersangka memesan seekor babi secara daring dari seorang pecinta binatang. Selama ini babi ngepet digunakan sebagai sebutan makhluk jadi-jadian atau gaib berbentuk babi. Menurut Tresna, informannya mengatakan bahwa kejadian itu merupakan ujian dari seseorang yang ingin menjadi kaya dengan menjadi babi. “Sebelum kekayaan yang dijanjikan kepadanya menjadi miliknya, seseorang yang mempraktikan nyegik harus lulus ujian ini,” kata si informan.