Harga Vaksin Mandiri Segera Ditetapkan

Selain menggunakan vaksin jenis Sinopharm, Program Vaksinasi Gotong Royong juga kemungkinan akan menggunakan vaksin jenis Cansino sebanyak 5 juta dosis. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, telah ada 17 ribu perusahaan atau 8,6 juta karyawan yang daftar program vaksinasi gotong royong selama periode pendaftaran Februari sampai Maret. Arya mengatakan, program vaksinasi gotong royong merupakan keinginan para pelaku usaha yang ingin berkontribusi dengan menanggung biaya vaksinasi untuk para karyawannya. Vaksinasi gotong royong ini diprioritaskan untuk perusahaan padat karya seperti manufaktur dan tekstil di Jabodetabek. POJOKSATU.id, JAKARTA– Industri padat karya jadi prioritas pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong.

Kelompok pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri mengusulkan vaksin mandiri kepada pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi di kalangan industri. Dia menjelaskan perusahaan yang bergerak di hulu memutuskan mendaftar program vaksinasi gotong royong karena industri ini bersifat padat modal, padat karya, dan perlu bekerja 24 jam non stop. Sejumlah asosiasi perusahaan swasta yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia selaku inisiator program mengatakan siap membayar harga vaksin gotong royong hingga Rp1 juta per orang. Dan kekinian dijelaskan vaksin yang akan dipakai dalam program vaksinasi mandiri ini adalah Sinopharm dan Moderna. Dalam bahan paparan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terungkap ada 22 juta dosis dari 2 jenis vaksin tersebut yang disediakan untuk vaksinasi mandiri.

Ketiga, jika vaksinasi dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta, tarif yang berlaku tidak boleh melebihi batas maksimal yang sudah ditetapkan menteri. Mengakhiri pro kontra tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Aturan itu merevisi Permenkes RI Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 atau corona.

Pemerintah diharapkan tidak mengabaikan faktor kondisi ekonomi masyarakat saat ini. “Saya juga mendesak pemerintah memastikan tidak ada calo atau spekulan vaksin Corona,” tukas Bamsoet. Adapun harga vaksin nantinya akan ditentukan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, seperti diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

“Mungkin bisa dimulai dari perusahaan yang padat karya, berada di zona merah, komoditi ekspor, atau memiliki dampak yang besar terhadap perekonomian,” katanya. Jumlah kendaraan yang keluar masuk Solo pada tiga hari menjelang pemberlakuan larangan mudik Lebaran mengalami peningkatan. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, meminta masyarakat Soloraya tetap menahan diri meski pemerintah tak melarang mudik lokal.

Harga vaksin mandiri

Pekerja asing yang dimaksud harus memiliki kartu izin tinggal terbatas atau kartu izin tinggal tetap . Dari jumlah tersebut, terbagi menjadi dua, yaitu 32 juta warga Indonesia yang akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara free of charge. Warga tersebut termasuk golongan tenaga kesehatan, pelayanan public, PBI dan kelompok masyarakat yang rentan terkena virus penyakit lainnya. Sementara itu, seventy five juta warga harus membayar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin mengatakan saat ini pemerintah masih belum menetapkan harga vaksin mandiri atau gotong royong Covid-19 karena Bio Farma belum menemukan produsen yang sesuai. Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin mengatakan saat ini pemerintah masih belum menetapkan harga vaksin mandiri atau gotong royong COVID-19 karena Bio Farma belum menemukan produsen yang sesuai.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan Roeslani sebelumnya menyebut vaksin Sinopharm untuk program vaksinasi gotong-royong atau vaksinasi mandiri rencananya disuntikkan mulai 9 Mei mendatang. “9 Mei tentatif. Harga menunggu dari Bio Farma tapi informasinya Rp1 juta untuk 2x suntik,” ujar Rosan lewat pesan singkat, Ahad, 2 Mei 2021. Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan izin penggunaan darurat ini digunakan untuk importasi vaksin Sinopharm, dalam program vaksinasi mandiri atau gotong royong ini. Perkembangan program vaksinasi ini, dalam teknis pelaksanaannya tengah dikoordinasikan oleh Kamar Dagang dan Industri dan PT Bio Farma.

Tak hanya untuk percepatan herd immunity, tetapi juga membantu anggaran pemerintah. Ditanya soal harga vaksin, Shinta menjawab, itu semua ditentukan oleh Kemenkes dan Kadin tidak bisa ikut campur tangan dari segi harga. Diakui Shinta, banyaknya perusahaan yang berminat untuk berpartisipasi walaupun bersifat sukarela, karena mereka sudah mengeluarkan biaya besar untuk berbagai kebutuhan tes Covid-19 bagi karyawannya. Ketika dikonfirmasi Lokadata.id mengenai harga yang ditetapkan pada vaksin gotong-royong ini, Shinta mengatakan,”Belum ada harga yang ditetapkan masih menunggu jenis vaksin yang pemerintah siap,” kata dia.

Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut harga vaksin Covid-19 itu hanya proyeksi sementara. Fajar mengharapkan vaksin gotong royong ini bisa ditetapkan di harga Rp500 ribu atau berada di bawah harga tersebut untuk dua dosis pemakaian. “Kalau harganya bisa di bawah Rp500 ribu, kami siap mengalokasikan price range untuk vaksinasi ini, daripada harus berhenti produksi,” katanya. Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh belum menyampaikan harga vaksin saat dikonfirmasi.