Hore, Pekerja Swasta Segera Dapat Vaksin Gotong Royong April 2021

“Yang paling penting, perusahaan-perusahaan ini mendukung vaksinasi gotong royong dan ini cara cerdas untuk mendistribusikan vaksin dengan baik,” kata dia. tirto.id – Vaksin Gotong Royong adalah program vaksin COVID-19 gratis yang diberikan perusahaan untuk karyawan dan keluarga. Kementerian Kesehatan menyampaikan, Vaksinasi Gotong Royong adalah vaksin yang dibeli oleh Perusahaan/Badan Hukum/Badan Usaha yang diberikan secara gratis untuk karyawan dan keluarganya.

Bagaimana cara mendapatkan vaksin mandiri

Jumlah tersebut untuk pembiayaan dua dosis vaksin dan juga seperangkat alat kesehatan sekali pakai yang digunakan dalam proses penyuntikan. Untuk memastikan suksesnya program vaksinasi, Wiku mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan tengah mempertimbangkan vaksinasi secara drive via, terutama di luar Jakarta. Ia mengatakan bahwa hal itu dikarenakan program vaksinasi nasional saat ini baru dilakukan untuk WNI.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, telah ada 17 ribu perusahaan atau eight,6 juta karyawan yang daftar program vaksinasi gotong royong selama periode pendaftaran Februari sampai Maret. Para pelaku usaha disebut antusias menyambut program vaksinasi gotong royong. Pelbagai persiapan sedang dilakukan agar vaksin untuk program mandiri bisa memperluas cakupan dan mempercepat vaksinasi menjadi sekitar eight-9 bulan dibandingkan dengan jika vaksinasi dilakukan pemerintah sendiri. Selain itu, Arya juga memastikan merek vaksin yang digunakan untuk vaksin mandiri COVID-19 tidak akan sama dengan pengadaan vaksin yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu untuk memastikan bahwa selama pelaksanaannya tidak akan mengambil jatah kuota vaksin pemerintah untuk program vaksinasi free of charge. Arya memastikan tidak ada perbedaan antara vaksinasi pemerintah dengan vaksinasi gotong royong dalam hal biaya, yaitu sama-sama diberikan secara free of charge.

Sementara itu, 75 juta warga harus membayar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Sementara yang kedua, Jalur Mandiri yang menyasar masyarakat yang berusia tahun, ada sekitar fifty seven juta orang sasarannya vaksin corona atau Covid-19 dengan kebutuhan vaksin sekitar one hundred fifteen juta dosis. Vaksin mandiri ini, masyarakat harus membayar sesuai dengan harga vaksin yang telah ditentukan oleh pemerintah. Dalam hal distribusi, vaksinasi gotong royong dilaksanakan oleh PT Bio Farma ke fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta yang bekerja sama dengan badan hukum atau badan usaha. Dan terakhir, fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang digunakan berbeda, karena rumah sakit atau fasilitas kesehatan pemerintah tidak boleh digunakan program vaksinasi gotong royong.

Ia menekankan, untuk daerah dengan penerapan teknologi yang sudah masif dapat menggunakan aplikasi dan internet. Berikut cara masyarakat bisa mendapat vaksin COVID-19 secara mandiri atau beli sendiri. Ia juga menyebutkan, Kementerian Kesehatan akan menetapkan harga vaksin tersebut. “Tapi kami masih negosiasi untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau bagi perusahaan,” ujar Honesti.

Namun, Erick mengatakan, “Kami pastikan negara akan hadir dalam penentuan harga vaksin ini,” ujarnya. Untuk diketahui, pemerintah menyiapkan dua skema dalam pemberian vaksin Covid-19, yaitu vaksin bantuan pemerintah, dan vaksin mandiri yang ditujukan untuk masyarakat yang mampu membeli. Sesuai road map, prioritas vaksin akan diberikan ke tenaga kesehatan aparat yang bekerja di bidang pelayanan publik, dan penerima bantuan BPJS Kesehatan.

Fasilitas pelayanan Kesehatan yang dimaksud, harus di luar fasilitas pelayanan Kesehatan untuk vaksinasi program pemerintah. PT Bio Farma dalam pendistribusiannya dapat bekerja sama dengan pihak ketiga. Terkait vaksin yang didistribusikan, jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan di badan hukum atau badan usaha yang ada. Hingga 17 Februari 2020, Rosan mengatakan sudah 3.910 perusahaan yang mendaftar menjadi peserta vaksin mandiri. Dikutip dari CNN.com, saat ini Kadin tengah menyusun aturan program vaksinasi mandiri serta teknis pelaksanaannya. Kadin bahkan menargetkan, merampungkan aturan tersebut pada pekan ketiga Februari ini.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies Siti Alifah Dina mengatakan perlindungan data pribadi penting dilakukan karena sebagian knowledge-information yang dikumpulkan merupakan knowledge sensitif dan berdampak negatif kalau bocor. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia mengklasifikasikan jenis vaksinasi Covid-19 menjadi dua, yaitu vaksin mandiri atau dibayar menggunakan uang pribadi dan vaksin bantuan pemerintah yang dibayar menggunakan dana dari pemerintah. Di bagian selanjutnya, perusahaan diberi opsi antara lain apakah akan menyertakan keluarga karyawan sebagai penerima vaksin, batas harga vaksin maksimum, dan waktu pelaksanaan. Proses importasi sendiri akan dilakukan oleh PT Bio Farma dan PT Kimia Farma Tbk. Rosan mengatakan terdapat peluang bertambahnya perusahaan pengimpor seiring dengan perkembangan program vaksin mandiri.

Setelah tahap tersebut dilewati, pada tahap akhir terdapat verifikasi dan pengambilan keputusan lanjutan. Pada tahapan ini, masyarakat yang berhasil disuntik vaksin akan terus dipantau berdasarkan hasil vaksinasi di awal. Lantas, bagaimana alur dan cara untuk mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan vaksin lewat jalur vaksin mandiri? Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma, Soleh Ayubi, membeberkan tata caranya.