Inilah Jadwal Vaksinasi Vaksin Covid

Untuk diketahui, orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo. Lalu pada tanggal 14 Januari 2021 dilanjutkan untuk kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi. Vaksin yang diberikan adalah vaksin program imunisasi nasional yang diproduksi PT Biofarma yang sama efektifnya dengan vaksin impor.

Vaksin dari pemerintah

Puan juga mengingatkan pemerintah untuk tak lupa melakukan sosialisasi terkait vaksin. “Maka untuk US$ 5 dengan jumlah katakan 353 dibutuhkan kira-kira Rp 26,5 triliun dengan asumsi semua vaksin ditanggung oleh pemerintah,” ujarnya. Perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech menjadi yang pertama mendapat rekomendasi dari Paul Ehrlich Institut untuk uji klinis pada manusia. Fase pertama dilakukan tes pada manusia dengan 12 relawan pada bulan April lalu. Bersama perusahaan farmasi AS Pfizer akan di lakukan uji klinis berikutnya untuk calon vaksin BNT162 dengan 360 relawan di AS. “Dengan asumsi 1 orang 1 kali vaksin, tapi kemungkinan besar lebih dari sekali per orang,” ujarnya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk memfasilitasi pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat tidak mampu. Di tempat yang sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan perkembangan mengenai vaksin gotong royong. Prioritas vaksin gotong royong akan ditentukan berdasarkan zonasi, perusahaan yang terdaftar di Kamar Dagang dan Industri , dan industri yang berbasis padat karya. “Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Permenkes terkait daripada harga vaksin gotong royong,” ujar Airlangga, Senin (3/5). Dari daftar prioritas tersebut, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti menyebut semua kelompok harus mendapat vaksin yang terjamin keamanannya.

“Indonesia mengupayakan tambahan Sinovac sendiri untuk bisa menambah dari jumlah vaksin tadinya sudah 140 juta dosis. Pemerintah RI menerima sebanyak 982 dosis vaksin untuk program vaksinasi Gotong Royong. Namun sayang, program pemerintah yang begitu gencar untuk membantu serta memulihkan bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, masih ada saja warga yang menolak pemberian vaksin. Bahkan, banyak pihak yang mempengaruhi masyarakat kalau vaksin itu memiliki efek samping berbahaya.

Apabila masih memiliki pertanyaan seputar vaksin COVID-19, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Hindari isu-isu vaksin COVID-19 yang sumbernya tidak jelas dan dapat menggiring opini yang salah di masyarakat. Vaksin COVID-19 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menghentikan pandemi COVID-19.

Sejak kedatangan vaksin Covid-19 pertama kali, Bio Farma sudah mendistribusikan vaksin ke 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah ini bisa diperoleh dari dua opsi, yaitu vaksin gratis maupun vaksin berbayar. Pemerintah menunjuk dua BUMN, yakni PT Telekomunisasi Indonesia dan PT Bio Farma untuk menyelenggarakan sistem informasi satu information vaksinasi Covid-19. Penyuntikan vaksinasi untuk sementara diprioritaskan kepada orang-orang yang belum pernah terpapar Covid-19.