Lakukan Hal Berikut Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Maka itu, masyarakat berbondong-bondong mencari tahu bagaimana cara mencegah penyakit COVID-19 agar tidak tertular virus tersebut. “Kalau positif tanpa gejala yang berat, mereka harus mengisolasi diri di rumah. Sebaiknya kita dukung kebutuhan mereka sehari-hari selama minimal 14 hari. Dia kan nggak bisa ke pasar atau ke warung karena di luar akan bertemu dengan orang lain dan berpotensi menularkan. Langkah strategis juga segera diambil pemerintah terutama dalam bidang kesehatan. Awalnya disiapkan 100 RS pemerintah ditambah menjadi 132 RS pemerintah, 109 RS milik TNI, 53 RS Polri, dan sixty five RS BUMN.

Menggunakan masker pelindung jika sedang sakit, menggunakan masker dengan benar dan mengganti masker maksimal 6 jam. Buang jika sudah kotor, jangan buang masker bekas sembarangan. Selain melindungi diri dengan mengikuti anjuran WHO tersebut, baiknya kita memiliki perlindungan jiwa untuk diri kita dan keluarga denganAVA iFamily Protection. Perlindungan jiwa dengan manfaatpengembalian premi 100% walaupun kamu sudah klaim.

Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut kamu. Banyak cara lain yang bisa kamu gunakan untuk menyapa, seperti anggukan kecil, tersenyum, atau dengan meletakkan tangan di dada. Jangan lupa berikan pengertian kepada anak-anak agar mereka mengerti pentingnya menjaga diri dari penyakit menular.

• Tetap ikuti informasi terbaru dari sumber terpercaya, seperti WHO, dinas kesehatan daerah, dan kementerian kesehatan. Dinas kesehatan daerah dan kementerian kesehatan adalah sumber terpercaya dalam memberikan arahan kepada masyarakat di wilayahnya tentang apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi diri. WHO merekomendasikan untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain. Jarak ini merupakan ukuran umum tentang seberapa jauh semua orang harus saling menjaga jarak walaupun mereka baik-baik saja tanpa diketahui terpajan COVID-19 atau tidak. • Lakukan karantina mandiri selama 14 hari meskipun Anda merasa sehat.

Langkah tepat jika terkena Covid

Dengan kata lain, kualitas pelayanan yang diberikan tidak berbeda dengan perawatan di rumah sakit, hanya tempatnya yang berbeda, yaitu di rumah yang nyaman untuk pasien. Perawatan ini juga menyediakan sistem pendukung untuk menolong keluarga pasien menghadapi kematian dari anggota keluarga yang dicintai sampai pada proses perkabungan. Hal ini berkaitan dengan wilayah-wilayah yang saat ini sudah cukup banyak kasus pasien positif virus corona.

Pembatasan fisik juga dilakukan dengan cara menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain dan selalu menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian. Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Ketika virus itu dilaporkan di Indonesia, kepanikan masyarakat muncul dengan memborong semua alat pelindung dasar, seperti masker dan hand sanitizer.

Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID-19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit.

Tapi pemerintah tidak serius memastikan perlindungan hak atas kesehatan warganya. Melansir hasil temuan Ombudsman Republik Indonesia, Arif menyebut pemeriksaan di pintu masuk Indonesia lemah dan seadanya. Pemerintah tidak melakukan pengujian mendalam terhadap warga negara Indonesia yang dipulangkan dari China dengan alasan peralatan yang mahal mencapai Rp1 milyar. Pemerintah telah mengumumkan ada penduduk Indonesia yang terpapar virus Covid-19 atau populer dengan istilah Corona.

Berolahraga tidak selalu dilakukan di luar ruangan, orang tua pun bisa melakukan olahraga di dalam ruangan. Lakukan olahraga sederhana, seperti naik turun tangga, jalan-jalan di koridor dan halaman rumah Anda, atau olahraga yang menyenangkan, seperti menari, zumba, atau senam. Ajak anak-anak dan keluarga Anda untuk memulai aktivitas dengan berolahraga di pagi hari minmal 30 menit sehari. Berjemur di bawah sinar matahari antara jam 10 pagi-1 siang juga dipercaya dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Bedanya dengan virus lain, ujar Diah, virus corona ini memiliki virulensi atau kemampuan yang tinggi untuk menyebabkan penyakit yang deadly. BBC Indonesia merangkum pendapat dokter mengenai gejala, cara penanganan, serta pengobatan penyakit Covid-19 yang disebabkan virus corona jenis baru ini. Butuh bimbingan lebih lanjut dalam menghadapi anak yang positif COVID-19? Misalnya, cari tahu informasi soal nutrisi yang dibutuhkan pasien coronavirus hingga cara menjaga kesehatan mentalnya. Jangan ragu juga untuk minta bantuan kepada psikolog ketika anak terlihat stres dan depresi akibat terinfeksi virus corona.