Pemerintah Siapkan Vaksin Covid

Sementara dari sisi anggaran vaksinasi, Wiku menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada kendala. Hal ini bertujuan untuk herd immunity atau kekebalan kelompok melalui program vaksinasi. Ada empat tahapan yang dilalui oleh Presiden saat menerima suntikan vaksin COVID-19. Pertama, pendaftaran dan verfikasi information yang dilakukan di Meja 1, skrinning berupa anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana di Meja 2 dengan melakukan pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh.

Vaksin dari pemerintah

Kamu akan menerima respons otomatis yang menanyakan konfirmasi terkait apakah seorang tenaga kesehatan, dengan berbagai pilihan menu. Gunakan 6 digit terakhir NIK untuk mendaftar dan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi. Sebelum melakukan vaksinasi, masyarakat bisa mempersiapkan KTP sebelum melakukan registrasi. JAKARTA, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah mengaku memiliki ‘Pekerjaan Rumah’ besar untuk bisa membangkitkan perekonomian nasional setelah terpuruk akibat pandemi virus corona Covid-19. Kemudian, kata dia, jumlah vaksin yang didistribusi harus sesuai dengan kebutuhan yang dihitung dan dilaporkan oleh perusahaan. Bio Farma ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik swasta yang telah bekerja sama dengan perusahaan yang akan mengikuti program tersebut.

Arya Sinulingga, Koordinator PMO Komunikasi Publik KPCPEN dan Jubir Kementerian BUMN menuturkan bahwa vaksinasi Gotong Royong merupakan upaya pemerintah untuk mengakomodir perusahaan yang berkeinginan membantu menangani pandemi COVID-19. “Saat ini Bio Farma sudah mulai menjajaki perusahaan vaksin Sinopharm dan Moderna, dan melakukan pembicaraan provide vaksin dengan prinsip harus berbeda dengan vaksin program pemerintah,” terang Bambang. Untuk mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi COVID-19 agar segera tercapai kekebalan kelompok, pemerintah secara resmi mengizinkan pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong. Kendati demikian, pelaksanaan vaksinasi hanya dapat dilakukan setelah vaksin mendapatkan izin edar atau persetujuan penggunaan masa darurat dari BPOM.

Menurutnya, hibah vaksin dari pemerintah Uni Emirat Arab tersebut telah melalui diplomasi secara intensif dan menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. “Sebagai bentuk komitmen dan aksi nyata dunia usaha untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, Kamar Dagang dan Industri Indonesia melakukan pendataan bagi perusahaan yang berminat mengikuti program VAKSINASI GOTONG ROYONG,” tulis Kadin. Perkembangan program vaksinasi ini, dalam teknis pelaksanaannya tengah dikoordinasikan oleh Kamar Dagang dan Industri dan PT Bio Farma. Menurut Menkes yang harus diperhatikan dari vaksinasi mandiri tersebut adalah jangan sampai muncul narasi di masyarakat bahwa yang memiliki uang dan bisa membeli mendapatkan vaksinasi lebih cepat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan perkembangan mengenai vaksin gotong royong. Menurutnya, prioritas vaksin gotong royong akan ditentukan berdasarkan zonasi, perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Kamar Dagang dan Industri , dan industri yang berbasis padat karya. Pemerintah terus bergerak cepat untuk melakukan program vaksinasi massal sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi Covid-19. Ketua Kamar Dagang Industri Rosan Roeslani sempat menyatakan minatnya untuk menjual vaksin mandiri ke publik. Dikutip dari laman Detik pada Ahad (24/1), Rosan menyebutkan bahwa jika diberi izin Pemerintah, pengusaha siap untuk menjual vaksin ke publik, dengan harga yang ditentukan oleh Pemerintah. “Belum lagi persoalan information penerima vaksin yang menuai sengkarut. Alhasil, tujuan vaksinasi untuk membentuk herd immunity ini pun terancam gagal,” ujar Netty.